Pendekatan Induktif dan Deduktif
Nama =
Hestiria Fujiani
NIM/Kelas =
203070102002/B
Hari/Tanggal =
Jum’at, 06 November 2020
Mata Kuliah =
Filsafat Ilmu
Dosen =
Dr. R. Sally M.Sihombing, S.IP., M.Si
Pertemuan ke-4
Pendekatan Induktif
dan Deduktif
1. Induktif merupakan sebuah upaya membangun konsep berdasarkan data/fakta yang ada dilapangan. Pendekatan indkutif dilakukan melalui suatu pernyataan berdasarkan data yang di amati dilapangan.
2. Deduktif merupakan upaya menjelaskan dan memprediksi fenomena berdasarkan konsep atau teori (universal law) yang sudah ada.
3. Konsep yakni hasil konseptualisasi berupa
sikap peneliti / subjek terhadap data / informasi yang diperoleh dan
dianalisis.
Konsep atau Teori
1. Induksi
Induksi ialah proses pemikiran di mana akal budi manusia dari pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat khusus dan individual menarik kesimpulan tentang hal-hal yang bersifat umum. (Surajiyo, 2018 : 62).
Ciri-ciri induksi menurut (Surajiyo, 2018:118), yaitu :
1. Premis-premis dari induksi ialah proposisi empiris yang langsung kembali kepada suatu observasi indra atau proposisi dasar.
2. Kesimpulanpenalaran induksi itu lebih luas daripada apa yang dinyatakan di dalam premis-premisnya.
3. Kesimpulan induksi itu memiliki kredibilitas rasional.
Generalisasi merupakan penalaran yang menyimpulkan suatu kesimpulan yang bersifat umum dari premis-premis yang berupa proposisi empiris. Generalisasi menurut Soekadijo (1994) harus memenuhi tiga syarat sebagai berikut.
1. Generalisasi harus tidak terbatas secara numerik.
2. Generalisasi harus tidak terbatas secara spasio-temporal.
3. Generalisasi harus dapat dijadikan dasar pengandaian.
2. Deduksi
Deduksi ialah proses pemikiran di mana akal budi manusia dari pengetahuan tentang hal-hal yang umum dan abstrak menyimpulkan tentang hal-hal yang bersifat khusus dan individual. (Surajiyo, 2018 : 62)
1.
Pengembangan ilmu melalui perubahan paradigma merupakan pendekatan deduktif.
2. Pengembangan ilmu berdasarkan Scientific Research Programes menitik beratkan pada pendekatan induktif.
Dua macam pernyataan sikap manusia dalam pendekatan induktif:
1. Singular
statement
Pernyataan yang didasarkan pada suatu observasi , suatu peristiwa dan suatu waktu tertentu. Merupakan sikap biasa dalam kehidupan manusia sehari hari. Tidak bisa digunakan untuk membangun suatu teori/ konsep.
2. Universal
statement
Pernyataan yang dikemukakan berdasarkan observasi yang dilakukan berulang-ulang dari berbagai peristiwa, dan banyak tempat yang berlainan. Sikap peneliti untuk melakukan generaslisasi.
Menyusun konsep berdasarkan pendekatan induktif
- Berdasarkan pengamatan
yang memadai/ banyak
- Mengamati objek dalam
berbagai aspek.
- Pengamatan dilakukan
dalam berbagai waktu.
- Mengamati objek diberbagai tempat tertentu
- Tidak terjadi perbedaan antara hasil satu pengamatan dengan pengamatan lainnya
Salah satu
proses pembangunan konsep berdasarkan pengamatan induktif disebut Ladder Of
Abstraction, yaitu tangga abstraksi yang dibangung dari data dilapangan sampai
penarikan suatu konsep.
LADDER OF ABSTRACTION
Pegawai Negeri Korupsi
Konsep A:
Pegawai negeri cenderung untuk korupsi
Konsep B:
pegawai negeri mempunyai budaya korupsi
Konsep C:
korupsi menjadi karakter pegawai negeri
Sumber
Referensi :
· Surajiyo.
2018. Suatu Pengantar Filsafat Ilmu dan Perkembangannya di Indonesia. Jakarta :
PT. Bumi Aksara.